Selasa, 26 Januari 2016

setelah 4 tahun berlalu

Hai, apa kabarmu saat ini? Sudah lama kita tidak bertukar kabar.

4 tahun telah berlalu, dan aku juga telah menemukan jiwa yang baru. Aku kira, dengan cara itu aku bisa menghapus semua bayangmu. Tapi apa? Aku tak kuasa, bayangmu selalu hadir begitu saja. Tanpa bisa aku cegah. Lalu aku bisa apa? Tak ada yang bisa aku perbuat, yang ada aku hanya terjebak dalam kenangan tentang kita.

Kita? Ah, jangan bergurau. Aku dan kau tidak pernah menjadi kita. Itu hanya anganku saja, angan yang tidak pernah menjadi nyata.

Sudahlah, aku menulis ini hanya untuk mengisi luang. Mengisi waktu yang seharusnya aku gunakan untuk istirahat. Semoga setelah ini, aku dapat tidur tanpa bayangmu. Dan kau tidak perlu hadir, jangan.


10.19 PM

Sabtu, 23 Januari 2016

Surat terbuka untuk kamu yang aku sebut mas.

Hai mas!

Sejak beberapa bulan yang lalu, akhirnya aku bisa memanggilmu dengan nama yang lain. ya, meskipun hanya panggilan mas yang aku sematkan padamu.

Ah, aku tetap bahagia meskipun hanya dapat memanggilmu dengan sebutan itu. bukankah itu sebuah kemajuan atas hubungan kita?
kita? ah ya, kita yang dulu hanya sebatas kenal. hanya kenal, bukan teman. jangankan untuk dekat seperti ini, menjadi temanmu itu rasanya hanya anganku saja

Tapi, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini kan? yap, setelah berbulan-bulan, akhirnya kita bisa semakin dekat. ah, rasanya seperti mimpi bisa dekat denganmu. dekat dengan pria dingin, cuek sepertimu.

Entah akan berakhir seperti apa hubungan ini, yang aku tau kita telah melewati proses yang panjang, dan proses ini tidak akan berhenti sampai disini saja. izinkan aku untuk tetap menemanimu melewati proses ini mas.




Rabu, 30 Desember 2015

BALI ! Jalan jalan ke Pura Ulun Danu Beratan ( Bedugul ) dan Tanah Lot

Baliiiiii,
tanpa perlu dijelaskan lagi, semua juga pasti tau bali itu keren pake banget. entah itu alamnya, atau tradisi yang masih dijaga banget. orang asli bali itu keren loh, mereka sangat menjaga budaya dan adat istiadatnya. jadi nilai plus lah buat bali.
kali ini aku mau share perjalanan ku waktu liburan kemaren. 24 Desember 2015, hari itu tepat maulid nabi, dan purnama (upacara agama hindu). liburan kali ini, aku ke pura ulun danu beratan dan ke tanah lot.

tempat pertama, yaitu ke pura ulun danu beratan. itu loh, pura yang ada di belakang uang 50.000. kalau dari denpasar, cari arah ke bedugul. sudah banyak kok penunjuk jalannya, atau bisa menggunakan gmaps. dari bedugul, masih lurus lagi, nanti ada plangnya kok. biaya masuknya gak mahal, cuma 10.000 kok. nah, di sini itu ada pura. berhubung kemarin aku kesana bertepatan dengan purnama, jadinya banyak yang sembahyang. tapi, keren tau,, coba deh bayangin ada tempat ibadah yang dijadikan sebagai tempat wisata alam. apalagi alamnya itu keren, latar belakangnya itu danau gitu. kalau selama ini bali identik dengan pantai, nah coba deh sekali-sekali kesini. selain bisa menikmati wisata alamnya, bisa juga melihat orang bali melakukan upacara. sakral banget dah.
untungnya aku ke sini pagi, jadi gak begitu rame banget. bisalah menikmati keindahan ciptaan ALLAH ini.



Puas selfie ria, aku lanjut jalan lagi di sekeliling danau ini. gak nyangka, ternyata ada tempat lagi yang gak kalah bagusnya. asli, betah banget lah disini.
itu disana ada pura lagi, dan ada orang sembahyang juga.



karena udah siang, dan udah mulai rame juga,, jadi kita pulang. oiya, disini gak usah bingung nyari tempat shalat, di deket pintu masuk ada masjid besar di pinggir jalan, jadi gak perlu takut ketinggalan shalat.

destinasi kedua, yaitu tanah lot.
setelah sekian lama hidup di bali, aku belum pernah kesini :D jadi sesekali pengen kesana. kebetulan juga jaraknya gak jauh juga kan dari destinasi pertama tadi. tapi sayangnya, pas udah nyampe disana, rame pake banget :( isinya manusia semua. jadi gak nyaman mau nikmatin pemandangannya :( next lah kesini lagi, kalau manusianya gak banyak :D oiya, sebelum ke pura tanah lotnya, kita ke pura batu bolongnya dulu. sama kayak destinasi pertama tadi, tempat ibadah yang dijadikan objek wisata. hanya saja, kalau yang tadi itu danau, kali ini puranya di pantai. 
itu pura batu bolongnya, gabisa kesana, karena banyak banget orangnya :(







baru sadar, temanya ke pura :D



Denpasar, 24 Desember 2015

Jumat, 07 Agustus 2015

Liburan ke Air terjun tegenungan gianyar bali

Haai, jumpa lagi di trip berikutnya.

Kali ini aku coba tempat baru, biar gak pantai mulu,, yah walaupun pantai tetap yang utama di hati. Hihi

Okee, tujuanku hari ini air terjun tegenungan.
Yep, air terjun ini gak jauh kok dari kota, tepatnya denpasar. Jalurnya juga enak, trek buat menuju air terjunnya juga gak jauh, gak bakalan capek deh. Gak kayak air terjun lainnya, tangganya bikin kaki gempoorr. Jadi, buat yang lagi di denpasar,, cobain deh ke sini. 

Air terjun ini gak jauh dari sukawati, pasti pada tau dong yaa?? Kalau dari arah denpasar, setelah sukawati ada perempatan,, nah, ambil yang jalur kanan. Atau, pake maps udah ada kok rutenya, jadi gak akan nyasar. Hihi

Okee, selamat ngetrip yak. Happy weekend 😘😘















Pertemuan ketiga kita

Hai kamu, iya kamu. Aku tak mengerti apa yang spesial darimu. Sejak saat kita bertemu untuk pertama kalinya, aku tidak merasa tertarik padamu. Sedikitpun tidak. Hingga pertemuan kedua, dan hingga pertemuan kita yang ketiga kalinya.

Entah mengapa, di pertemuan ketiga kita aku merasakan getaran yang aneh. Semakin lama baru aku sadar, aku menaruh perasaan ini padamu.

Hei, bagaimana bisa aku suka padamu? Kita berbincang pun tidak lebih hanya 1 atau 2 perbincangan, tidak pernah lebih dari itu. Kita juga tidak pernah bbman, atau yang lainnya via dunia maya. Lalu mengapa aku bisa suka padamu? Jika aku hanya suka pada fisikmu, mengapa rasa itu tidak muncul saat pertemuan pertama kita??

Di setiap pertemuan kita, aku hanya bisa menatap senyummu, menatap wajahmu. Dapat berbincang denganmu itu adalah bonus yang jarang bisa aku dapatkan. Itupun tidak banyak yang kita perbincangkan.

Betapa bahagianya pasanganmu, memilikimu yang cuek, dingin pada wanita lain. Aku benar" iri pada pasanganmu.

Sampaikan permohonan maafku ini padanya, maaf aku telah diam" menikmati senyummu, maaf aku diam" telah berharap dapat bertemu lagi denganmu, lagi dan lagi.

Jumat, 24 Juli 2015

Libur Lebaran di Green Bay Banyuwangi

Heyhooo...

udah lama nih gak ngerusuh di sini. haha.
sebelumnya, minal aidzin walfaidzin yaa,, maaf kalau banyak keanehan disini *eh

okee, kali ini aku mau cerita salah satu pengalamanku liburan saat lebaran kemaren.

Seperti biasanya, tiap lebaran pasti pulang ke banyuwangi, kumpul ama saudara, ama sahabat" SMPku. baru dateng di bwi, adekku udah wanti" 'mbak, kalau jalan" aku ikut yak' 😂 gak lama kemudian sepupuku sebut aja oky, juga bilang kayak gtu,, aku sih sebagai kakak yang baik iyaiyain aja biar mereka seneng. 😅

Nah, pas kumpul ama sahabatku,, mereka ngajakin jalan gitu, aku sih pasti ikut, sayang kan kalau liburan cuma diem di rumah aja. Sampe rumah aku cerita deh ama adek, trus diizinin juga ama bapak. Eeh, ternyata oky juga tau aku mau jalan, dia ngikut juga,, masalah bermula dari sini.

Loh kok masalah?? Iyalah, motorku cuma ada 1, yang ngikut ada 3,, oky gak bawa motor ke bwi. Akhirnya ibu nyaranin buat gak ngajak adekku, karena kan dia yang paling kecil. Tapi emang dasarnya adekku manja, dia ngerengek abisabisan. Disitu kadang saya merasa sedih. 😥 . sebenernya aku juga sih yang salah, harusnya aku gak bilang ke adek. huft.

Seperti kata pepatah, habis gelap terbitlah terang *ahelah*,, Jalan keluarnya muncul, setelah bingung semaleman, akhirnya bapak mau minjemin motornya. yeay!! jadinya kita pergi berempat (sepupuku lagi 1 'deby' pengen ikut juga).

Kira-kira jam 9 kita ngumpul di rumahnya Rimbi, dia ngajak kakak dan adeknya juga. berasa acara keluarga kalau kayak gini :D. perjalanan yang di tempuh dari rumahnya rimbi sampe green bay kira-kira 2 jam'an. sebenernya bukan masalah lamanya yang utama, medannya cooiii. sekitar 6-7 km'an kita harus ngelewatin jalan berbatu, berdebu pula. udah kayak jalanan yang mau diaspal, tapi gak jadi diaspal, masih batu-batuan gitu. kalau ada orang hamil tua lewat sana, mungkin langsung ngelahirin di tempat. haha

Gak sampe situ aja perjuangannya. waktu udah sampe di parkiran, aku kira udah aman, ternyata belom. masih harus jalan lagi ke pintu masuk green baynya, nanjak pula. karena kita harus hemat tenaga (ini sih alibi), kita mutusin naik pickup aja. tarif awal Rp. 7500/orang, kita cuma bayar Rp. 30.000/8 orang. hahaha, abis itu supir kita kadalin.

Abis turun dari pickup, ternyata kita masih jalan lagi. amboooyy, jalannyaa. kalau di bali ada tangga, ini gak ada tangga. jalanan alakadarnya. cuma di awal aja ada tangga, selebihnya? jalanan curam, bebatuan. harus hati-hati banget pokoknya, naik turun aja harus pegang tali tambang yang disediain di pinggir. sebenernya, akses ke green bay ini ada 2 jalur. lewat darat dan laut, kalau lewat laut bayar Rp. 25.000/orang untuk sekali jalan. yah, karena kita menghemat pengeluaran, jadinya kita ambil yang darat.

Untuk mendapatkan sesuatu yang bagus harus melalui perjuangan dan usaha extra. yak, kata-kata itu betul banget. setelah perjuangan kita yang bikin capeek pooll, kebayar dengan suasana green bay yang asri banget. panas tapi sejuk. rasanya gak mau pulang deh.

*) Jauh jauh dari Bali, maennya ke pantai juga. hahaha

See u guys :*



ini pas naik truck, dari parkiran ke pintu masuk green bay jauh cooiii.
 
sebelum ke green bay, kita mampir ke pantai batu dulu.

yak, narsis dulu.

ini nih plang green bay nya, ini loh sepupu" aku. yang cowok oky, yang di bawah itu deby.

ini aku, adekku, oky



yak, merenung sendirian. daan, nyekeer lagii.

with my best :*

ini loh rombongan kita.

ini tangga pertama masuk green bay, setelah ini gak ada tangga lagi.
 

naah,, jalannya kayak gini coi,, naik aja kudu make tampar. ini pas jalan mau pulang.


Denpasar, 25 Juli 2015
13:20

Senin, 08 Juni 2015

Lanjut ke Pantai Greenbowl

Sebelumnya aku pernah share kalau tgl 31 mei aku ke pantai gunung payung,, daan, tgl 2 juni akhirnya jadi juga ke greenbowl :D tempat yg kemaren gagal aku kunjungi, akhirnya jadi juga.

Awalnya sih rada ragu gtu, jadi atau enggak perginya, soalnya kan 2 hari yg lalu baru aja olahraga di pantai gunung payung dg 200'an anak tangganya itu, masih berasa gtu capeknya. Apalagi pas aku search d google, katanya tangga di greenbowl lebih extrim, sekitar 300-400 anak tangga. Gimana gak ciut coba nyaliku?? -_-

Tapi, karena rasa penasaranku lebih besar dibanding capekku. Haha,, akhirnya aku nekat ama temenku ke sana.

Daan, sampailah kan di tempat itu,, dr atas sih udah keliatan gtu kan pantainya, jadi tambah semangat buat turun. Seperti yg udah", turunnya mah enteng aja yaa. Tapi sayang, pemandangan di tangga dan di bawah gak sebagus gunung payung :( gak mau siasia gtu aja, kita nyari tempat yg biasanya dijadiin icon kalau itu lg d greenbowl.

Daaann, akhirnya nemu juga,, ternyata itu kayak gua gtu, tp susah buat dapet view yg bagus dari dalem gua. Efek kurang tinggi yah gini. Haha. Bosen di gua, kita jalan terus ke sisi lainnya. Untungnya air lautnya lg surut, jadi keliatan gtu karang" nya, trus jadi gampang keliling pantainya. Mungkin krn kemarennya purnama, jadinya surut gtu yak.

Karena udah mulai sore, kita capcus pulang. Sama seperti kemarin, pulang itu hal yang berat, apalagi tangganya kali ini lebih banyak. Untuk memastikan berapa jumlah tangganya, aku iseng ngitunginnya, sambil ngosngosan gtu. Di tengah jalan, temenku udah kayak mau pingsan gitu, mana cuma berdua cewek-cewek lagi kan. Daripada dia pingsan beneran, kita istirahat dulu. Pengunjung pantai ini, kebanyakan turis yang pingin surfing atau sekedar berjemur aja. Seperti biasa, orang asing lebih tau mana tempat bagus daripada orang lokal.

Oiya, pas udah nyampe atas,, anak tangga disini berjumlah 319. Lumayan lah permulaan sebelum mendaki. Haa,, see u next trip guys.